Materi pembelajaran ihwal empat keterampilan berbahasa, kebudayaan, dan berpikir literat hendaknya diseleksi dengan memperhatikan karakteristik siswa dan lingkungan siswa berada. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai melalui materi tersebut. Pemilihan materi pembelajaran hendaknya didasarkan atas prinsip-prinsip berikut ini.
- Pertama, kebenaran materi. Sangatlah penting bagi para guru untuk membekali belum dewasa dengan materi pembelajaran yang benar dilihat segala aspeknya. Guru hendaknya senantiasa berupaya menjauhkan aspek-aspek kekeliruan dari materi pembelajaran. Beberapa kajian psikologis menegaskan bahwa sangatlah sulit melepaskan kekeliruan yang tertanam dalam diri siswa melalui acara pembelajaran.
- Kedua, kesesuaian materi dengan tingkat intelektual siswa. Materi dilarang berada di atas jangkauan daypikir siswa, sehingga menyulitkan mereka dalam memahaminya, dan jangan pula terlampau mudah, sehingga tidak menarik perhatian siswa. Para siswa, misalnya, mengalami kesulitan untuk memahami konsep waktu dalam verba bahasa Arab. Karenanya, hal itu tidak sepatutnya disajikan kepada mereka pada kelas-kelas permulaan.
- Ketiga, hendaknya materi pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan siswa dan dengan lingkungan di mana beliau hidup. Siswa yang duduk di kelas permulaan, tidak perlu disuguhii bacaan yang ihwal keadaan geografis Kerajaan Arab Saudi, tetapi sebaiknya disuguhi topik ihwal diri dan keluarganya yang setiap hari dijumpainya.
- Keempat, pemilihan materi juga harus diselaraskan dengan alokasi waktu. Materi jangan terlalu panjang, sehingga membosankan siswa dan menyulitkan mereka. Sebaliknya, materi jangan pula terlampau pendek, sehingga mereka sanggup memahaminya dalam waktu singkat dan waktu tersisa dipakai secara tidak produktif.
- Kelima, hendaknya materi disusun dalam urutan yang logis. Setiap pecahan materi harus benar-benar berkaitan dengan materi sebelumnya. Unit-unit materi hendaknya saling berkaitan dan bertaut serta terlihat terperinci benang merahnya.
- Keenam, materi hendaknya terbagi ke dalam unit-unit utama. Setiap unit merupakan kumpulan dari unit-unit yang lebih kecil daripada unit utamanya. Tujuan dari pembagian materi ke dalam beberapa unit ini ialah biar pertama-tama guru sanggup merancang kegiatannya, dan biar guru sanggup membagi materi dari kurikulum ke dalam satuan-satuan alamiah yang logis sebagai acara harian, mingguan, atau semesteran. Ini bukan berarti urutan materi itu harus sesuai dengan urutan dalam buku teks, alasannya yaitu buku disusun selaras dengan tuntutan percetakan, penulisan, dan penyusunan yang belum tentu sesuaii dengan acara mengajar.
- Ketujuh, materi pelajaran yang gres hendaknya dikaitkan dengan pelajaran yang lama. Hal ini menuntut guru untuk menghubungkan materi gres dengan materi lama. Sebaiknya guru mengakibatkan kesulitan pada pelajaran yang kemudian sebagai materi bagi penyampaian pelajaran yang baru.